Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Arsip

Selasa, 4 Agustus 2026


Peristiwa hari itu

Semua peristiwa →

  1. Gernas Rana Diluncurkan Tangani 21.000 Kasus Kekerasan terhadap Anak

    Pemerintah Indonesia menyoroti angka kekerasan terhadap anak yang mencapai sekitar 21.000 kasus. Untuk mengatasi masalah ini, diluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas Rana), yang bertujuan menciptakan perlindungan anak di berbagai lingkungan, termasuk keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, dan ruang digital.

  2. Indonesia dan Portugal Percepat MoU Penempatan Pekerja Migran

    Pada Selasa, 4 Agustus 2026, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin bertemu dengan Duta Besar RI untuk Portugal Susi Marleny Bachsin. Pertemuan membahas percepatan penyelesaian Nota Kesepahaman (MoU) tentang penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia di Portugal, dengan target penandatanganan pada Oktober 2026.

  3. Program Pembinaan UMKM oleh Pertamina Patra Niaga Fokus Storytelling

    Pertamina Patra Niaga menggelar program pembinaan terhadap 66.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah operasionalnya. Program ini menggunakan strategi storytelling untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing produk UMKM di pasar nasional maupun internasional, dengan tujuan menciptakan nilai tambah dan memperkuat identitas produk melalui narasi yang membedakan dari kompetitor.

  4. Transjakarta Turunkan Penumpang Tunawisma di Halte Kampung Melayu Akibat Bau Menyengat

    Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang penumpang Transjakarta diturunkan dari bus di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Senin, 3 Agustus 2026. Petugas menurunkan penumpang tersebut setelah menerima laporan dari penumpang lain terkait bau yang dianggap menyengat. Dalam video, petugas meminta penumpang turun sambil meminta maaf, sementara sejumlah warganet menyayangkan cara penanganan tersebut sebagai kurang pantas. Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa penumpang yang bersangkutan adalah seorang tunawisma. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan menjelaskan bahwa petugas bertindak berdasarkan laporan dari pelanggan lain. Transjakarta juga mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan yang tepat kepada penumpang tersebut. Ayu menyatakan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pihaknya. Transjakarta berkomitmen untuk memperbaiki Standar Operasional Prosedur (SOP) dan meningkatkan pelatihan sensitivitas petugas agar pelayanan tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga tetap mengedepankan rasa kemanusiaan dalam setiap tindakan.