Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

KNKT Soroti Sinyal-Komunikasi soal KRL Vs KA Anggrek, Ini Kata Menhub

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap penyebab kecelakaan KA Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 2024, yang menyebabkan 16 orang meninggal. Temuan KNKT menyebut kekacauan komunikasi sebagai faktor utama, termasuk perbedaan realisasi perjalanan antara KA dengan Gapeka, serta masalah pada sistem radio komunikasi di Pusat Kendali Kereta Daop 1 Jakarta. KRL KA 5568A berangkat 8 menit 32 detik lebih lambat, sementara KA Anggrek berangkat 3 menit 17 detik lebih awal dari yang ditetapkan. Informasi KRL yang tertahan di stasiun tidak tersampaikan ke PPKP Selatan karena proses penanganan kecelakaan sebelumnya. KNKT juga menemukan windshield lokomotif KA Anggrek banyak goresan yang memengaruhi penyebaran cahaya lampu. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjamin semua rekomendasi KNKT akan ditindaklanjuti, termasuk peningkatan SDM dan perbaikan operasional KAI.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait