KPK: Kasus Pemerasan Rektor Unsoed Libatkan Guru SMA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan pemerasan dan tawar-menawar dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Kasus ini melibatkan Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto, yang diduga menjadi otak penawaran kuota dan harga per kepala calon mahasiswa. Menurut Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, transaksi dilakukan melalui guru SMA yang mengkoordinasikan kelompok siswanya untuk masuk ke Unsoed. Harga yang ditawarkan berkisar dari Rp50 juta hingga Rp500 juta per kepala.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.02
KPK Sebut Warek Unsoed Diduga Peras Orangtua Camaba Kedokteran Rp650 Juta
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.26
Alasan KPK Tak Jerat Ortu Calon Maba Jadi Tersangka di Kasus Rektor Unsoed
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.59
Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang 'Setor' Uang ke Rektor? Ini Kata KPK
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 12.33
Terungkap Cara Rektor Unsoed 'Cuci' Uang Rp680 Juta Hasil Jualan Kursi Maba, Hampir Tak Ketahuan
Berita terkait
Gratifikasi Rektor Unsoed, KPK Buka Suara Nasib Mahasiswa yang Diperas
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.43
Selain FK Unsoed, Jual Beli Kursi Juga Terjadi di Fakultas Perikanan dan Hukum
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.09
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Maba Jalur Mandiri Unsoed Sudah Berlangsung Lama
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.45
KPK Pastikan Mahasiswa Unsoed yang Masuk lewat Jalur Bermasalah Tetap Bisa Kuliah
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 11.42