Pakar Minta DPR Hati-hati Bahas RUU Perampasan Aset: Harus Minim Celah Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPARI meminta RUU Perampasan Aset ditulis secara hati-hati dengan meminimalkan celah hukum. Luthfi Yazid, Ketua Umum DPARI, dalam RDPU dengan Komisi III DPR, menekankan pentingnya substansi undang-undang tidak bergantung berlebihan pada peraturan pelaksana. Loophole dapat menimbulkan kasus lex imperfecta, di mana UU sudah berlaku namun tidak dapat dijalankan efektif. Ia juga menyatakan keberhasilan RUU sangat bergantung pada integritas aparat penjalannya serta kejelasan kewenangan antarlembaga. DPARI menghindari abuser power dan politik tusuk-kawin dalam pembahasan RUU tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 14.40
Pakar Minta DPR Hati-hati Bahas RUU Perampasan Aset, Jangan Sampai Tak Dapart Dijalankan
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 14.40
Pakar Minta DPR Hati-hati Bahas RUU Perampasan Aset, Jangan Sampai Tak Dapat Dijalankan
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 17.10
'Kalau Bisa Sampai Malam', Komisi III DPR Serius Kebut RUU Perampasan Aset
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.56
RUU Perampasan Aset, Advokat Bicara Pentingnya The Men Behind The Gun
Berita terkait
RUU Perampasan Aset, Advokat Soroti Peran ‘The Man Behind The Gun'
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.06
Advokat Usul Aset Kejahatan Bisa Dirampas Sebelum Putusan Inkrah
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.26
Habiburokhman Bela Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 12.39
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset jadi Pembahasan Super Prioritas
JawaPos · 23 September 2026 pukul 12.00